Niatnya sih mau suka terus terusan tapi karena makin hari orangnya makin biasanya aja, akhirnya nyerah aja..
ga kuat kalo mendam perasaan suka semakin lama, lebih baik udahan aja sukanya toh lama kelamaan akan menghilang (mungkin)
Rabu, 25 Desember 2013
Senin, 28 Oktober 2013
lanjutan jatuh cinta (lagi)
setelah mastama berakhir......
akhirnya gue tau siapa dia, siapa namanya dan fakultas apa dia di universitas ini
namanya dia adalah MR.AM *sensor yah*
dari namanya aja udah keliatan kan gantengnya kaya gimana haha lebaaay!!!
dan pertama kali tau dia satu fakultas sama gue... sumpah rasanya gue seneng bangeeeet dan lebih parahnya lagi gue itu satu jurusan sama dia
pertama kali masuk kuliah gue ngeliat daftar nama kelas, dalam hati bicara 'kira kira gue satu kelas gak yaaah sama dia' dan setelah gue lihat tuh pengumuman dan ternyata gue ga sekelas sama tuh orang, rasanya gue kesel banget kalo inget itu zzz
padahal sbelumnya gue udah ngebayangin gimana nantinya gue kalo misalkan gue satu kelas sama dia huh
harapan pertama putus gara gara gue gak satu kelas dengannya............
jeng jeng jeng..... hari demi hari sudah gue lewati walaupun gue ga satu kelas sams dia, sering ketemu tapi gak pernah saling sapaaa-_- aaaa mau ngobroooooool!!!!!!
gue kenal banget sama dia, gimana gak kenal orang dari awal masta sampai sekarang cuma dia doang yang bikin gue jatuh hati begini eaaa haha
pengeeeen banget dia itu kenal sama gue, tapi gimana ya caranya *mikir keras*
tapi gue pura pura sok ga peduli dan ga mikirin dalam hati bicara "biar waktu yang mempertemukan"
akhirnya gue tau siapa dia, siapa namanya dan fakultas apa dia di universitas ini
namanya dia adalah MR.AM *sensor yah*
dari namanya aja udah keliatan kan gantengnya kaya gimana haha lebaaay!!!
dan pertama kali tau dia satu fakultas sama gue... sumpah rasanya gue seneng bangeeeet dan lebih parahnya lagi gue itu satu jurusan sama dia
pertama kali masuk kuliah gue ngeliat daftar nama kelas, dalam hati bicara 'kira kira gue satu kelas gak yaaah sama dia' dan setelah gue lihat tuh pengumuman dan ternyata gue ga sekelas sama tuh orang, rasanya gue kesel banget kalo inget itu zzz
padahal sbelumnya gue udah ngebayangin gimana nantinya gue kalo misalkan gue satu kelas sama dia huh
harapan pertama putus gara gara gue gak satu kelas dengannya............
jeng jeng jeng..... hari demi hari sudah gue lewati walaupun gue ga satu kelas sams dia, sering ketemu tapi gak pernah saling sapaaa-_- aaaa mau ngobroooooool!!!!!!
gue kenal banget sama dia, gimana gak kenal orang dari awal masta sampai sekarang cuma dia doang yang bikin gue jatuh hati begini eaaa haha
pengeeeen banget dia itu kenal sama gue, tapi gimana ya caranya *mikir keras*
tapi gue pura pura sok ga peduli dan ga mikirin dalam hati bicara "biar waktu yang mempertemukan"
Sabtu, 26 Oktober 2013
Pertama kali jatuh cinta (lagi)
kira kira sudah 2 bulan berjalannya waktu, awal mula ngeliat dia itu pas hari pertama mastama universitas di kampus....
awalnya masih belum kenal dengan dia gatau dia di fakultas mana dan gatau nama dia siapa
waktu itu rambutnya dia masih gondrong alias panjang yaaaa lumayan ganteng si eh tapi ganteng bangeeeet deeeeh haha
awal pertama kali lihat dia itu rasanya hati ini sejuuuuk bangeet *kalah ya puncak* :D
hati ini tuh rasanya pengen banget kenal sama tuh orang, kalo orang orang bilang sih ini namanya jatuh cinta pada pandangan pertama cieeeeh
dan pas di hari kedua mastama selalu aja ketemu lagi dengan tuh orang, makin makin aja deh nih perasaan huftttttt
seiring berjalannya waktu lagi nih ya ini perasaan makin makin pengen tau kalau tuh orang itu siapa, makin penasaraaaaaan coooy
dalam hati berbicara 'kenapa selalu ketemu tuh orang sih gatau apa yah kalo ketemu dia rasanya mau meleleeh kaya es kena matahari, siapa sih tuh orang sampe sampe bisa buat gue kaya gini' zzzzzz
gini nih akibatnya kalo udah lama ga ngerasain jatuh cinta, iya udah lama bangeeeeet....
awalnya masih belum kenal dengan dia gatau dia di fakultas mana dan gatau nama dia siapa
waktu itu rambutnya dia masih gondrong alias panjang yaaaa lumayan ganteng si eh tapi ganteng bangeeeet deeeeh haha
awal pertama kali lihat dia itu rasanya hati ini sejuuuuk bangeet *kalah ya puncak* :D
hati ini tuh rasanya pengen banget kenal sama tuh orang, kalo orang orang bilang sih ini namanya jatuh cinta pada pandangan pertama cieeeeh
dan pas di hari kedua mastama selalu aja ketemu lagi dengan tuh orang, makin makin aja deh nih perasaan huftttttt
seiring berjalannya waktu lagi nih ya ini perasaan makin makin pengen tau kalau tuh orang itu siapa, makin penasaraaaaaan coooy
dalam hati berbicara 'kenapa selalu ketemu tuh orang sih gatau apa yah kalo ketemu dia rasanya mau meleleeh kaya es kena matahari, siapa sih tuh orang sampe sampe bisa buat gue kaya gini' zzzzzz
gini nih akibatnya kalo udah lama ga ngerasain jatuh cinta, iya udah lama bangeeeeet....
Rabu, 02 Oktober 2013
Minggu, 29 September 2013
Mahasiswa
this is me and my new friends...
Hari pertama kuliah tanggal16 september 2013
rasanya senang sekali bisa jadi anak kuliahan biasa nya sih di panggil mahasiswa :D
catatan hati
kira kira sudah berjalan hampir dua tahun, ini apa?entahlah.. yang jelas ini adalah kerinduan..
aku kangen sama semua yang namanya cinta dan jatuh hati, banyak yang bilang masa SMA adalah masa di mana masa nya para anak muda yang selalu merasakan yang namanya cinta tapi masa SMA ku beda dengan masa SMA nya kalian semua...
aku selalu jatuh cinta dengan orang yang salah, aku suka dia tapi dia tidak suka dengan ku :"
ada yang sempat jatuh hati bahkan cinta denganku api akunya tidak punya rasa dengan nya
sampai dimana aku kuliah sekarang aku masih saja jatuh hati sama orang yang salah, aku suka sama orang tersebut tapi orang tersebut sepertinya suka kepada temanku bahkan teman dekatku saat ini
aku ingin seperti teman temanku aku ingin seperti mereka :(
aku berharap suatu saat nanti kisah percintaanku akan berubah. SEMOGA...........
Rabu, 30 Januari 2013
Pakaian Kebahagiaan
Suatu ketika, tersebutlah seorang raja yang kaya raya. Kekayaannya sangat melimpah. Emas, permata, berlian, dan semua batu berharga telah menjadi miliknya. Tanah kekuasaannya, meluas hingga sejauh mata memandang. Puluhan istana, dan ratusan pelayan siap menjadi hambanya.
Karena ia memerintah dengan tangan besi, apapun yang diinginkannya hampir selalu diraihnya. Namun, semua itu tak membuatnya merasa cukup. Ia selalu merasa kekurangan. Tidurnya tak nyenyak, hatinya selalu merasa tak bahagia. Hidupnya, dirasa sangatlah menyedihkan.
Suatu hari, dipanggillah salah seorang prajurit tebaiknya. Sang Raja lalu berkata, “Aku telah punya banyak harta. Namun, aku tak pernah merasa bahagia. Karena itu, ujar sang raja, “aku akan memerintahkanmu untuk memenuhi keinginanku. Pergilah kau ke seluruh penjuru negeri, dari pelosok ke pelosok, dan temukan orang yang paling berbahagia di negeri ini. Lalu, bawakan pakaiannya kepadaku.”
Suatu hari, dipanggillah salah seorang prajurit tebaiknya. Sang Raja lalu berkata, “Aku telah punya banyak harta. Namun, aku tak pernah merasa bahagia. Karena itu, ujar sang raja, “aku akan memerintahkanmu untuk memenuhi keinginanku. Pergilah kau ke seluruh penjuru negeri, dari pelosok ke pelosok, dan temukan orang yang paling berbahagia di negeri ini. Lalu, bawakan pakaiannya kepadaku.”
“Carilah hingga ujung-ujung cakrawala dan buana. Jika aku bisa mendapatkan pakaian itu, tentu, aku akan dapat merasa bahagia setiap hari. Aku tentu akan dapat membahagiakan diriku dengan pakaian itu. Temukan sampai dapat! ” perintah sang Raja kepada prajuritnya. “Dan aku tidak mau kau kembali tanpa pakaian itu. Atau, kepalamu akan kupenggal !!
Mendengar titah sang Raja, prajurit itupun segera beranjak. Disiapkannya ratusan pasukan untuk menunaikan tugas. Berangkatlah mereka mencari benda itu. Mereka pergi selama berbulan-bulan, menyusuri setiap penjuru negeri. Seluas cakrawala, hingga ke ujung-ujung buana, seperti perintah Raja. Di telitinya setiap kampung dan desa, untuk mencari orang yang paling berbahagia, dan mengambil pakaiannya.
Sang Raja pun mulai tak sabar menunggu. Dia terus menunggu, dan menunggu hingga jemu. Akhirnya, setelah berbulan-bulan pencarian, prajurit itu kembali. Ah, dia berjalan tertunduk, merangkak dengan tangan dan kaki di lantai, tampak seperti sedang memohon ampun pada Raja. Amarah Sang Raja mulai muncul, saat prajurit itu datang dengan tangan hampa.
“Kemari cepat!!. “Kau punya waktu 10 hitungan sebelum kepalamu di penggal. Jelaskan padaku mengapa kau melanggar perintahku. Mana pakaian kebahagiaan itu!” gurat-gurat kemarahan sang raja tampak memuncak.
Dengan airmata berlinang, dan badan bergetar, perlahan prajurit itu mulai angkat bicara. “Duli tuanku, aku telah memenuhi perintahmu. Aku telah menyusuri penjuru negeri, seluas cakrawala, hingga ke ujung-ujung buana, untuk mencari orang yang paling berbahagia. Akupun telah berhasil menemukannya.
“Kemari cepat!!. “Kau punya waktu 10 hitungan sebelum kepalamu di penggal. Jelaskan padaku mengapa kau melanggar perintahku. Mana pakaian kebahagiaan itu!” gurat-gurat kemarahan sang raja tampak memuncak.
Dengan airmata berlinang, dan badan bergetar, perlahan prajurit itu mulai angkat bicara. “Duli tuanku, aku telah memenuhi perintahmu. Aku telah menyusuri penjuru negeri, seluas cakrawala, hingga ke ujung-ujung buana, untuk mencari orang yang paling berbahagia. Akupun telah berhasil menemukannya.
Kemudian, sang Raja kembali bertanya, “Lalu, mengapa tak kau bawa pakaian kebahagiaan yang dimilikinya?
Prajurit itu menjawab, “Ampun beribu ampun, duli tuanku, orang yang paling berbahagia itu, TIDAK mempunyai pakaian yang bernama kebahagiaan.”
***
Teman, bisa jadi, memang tak ada pakaian yang bernama kebahagiaan. Sebab, kebahagiaan, seringkali memang tak membutuhkan apapun, kecuali perasaan itu sendiri. Rasa itu hadir, dalam bentuk-bentuk yang sederhana, dan dalam wujud-wujud yang bersahaja.
***
Teman, bisa jadi, memang tak ada pakaian yang bernama kebahagiaan. Sebab, kebahagiaan, seringkali memang tak membutuhkan apapun, kecuali perasaan itu sendiri. Rasa itu hadir, dalam bentuk-bentuk yang sederhana, dan dalam wujud-wujud yang bersahaja.
Seringkali memang, kebahagiaan tak di temukan dalam gemerlap harta dan permata. Seringkali memang, kebahagiaan, tak hadir dalam indahnya istana-istana megah. Dan ya, kebahagiaan, seringkali memang tak selalu ada pada besarnya penghasilan kita, mewahnya rumah kita, gemerlap lampu kristal yang kita miliki, dan indahnya jalinan sutra yang kita sandang.
Seringkali malah, kebahagiaan hadir pada kesederhanaan, pada kebersahajaan. Seringkali rasa itu muncul pada rumah-rumah kecil yang orang-orang di dalamnya mau mensyukuri keberadaan rumah itu. Seringkali, kebahagiaan itu hadir, pada jalin-jemalin syukur yang tak henti terpanjatkan pada Ilahi.
Sebab, teman, kebahagiaan itu memang adanya di hati, di dalam kalbu ini. Kebahagiaan, tak berada jauh dari kita, asalkan kita mau menjumpainya. Ya, asalkan kita mau mensyukuri apa yang kita punyai, dan apa yang kita miliki.
Sumber : resensi.net
15 lagu tersedih
1. Tears in Heaven - Eric Clapton
2. 'In Your Eyes' - Peter Gabriel
3. Yesterday - Beatles
4. The Sounds of Silence - Simon & Garfunkel
5. Im sorry Brenda Lee
6. I Who Have Nothing - Shirley Bassey
7. Iris - GooGoo Dolls
8. "Sour Suite" by Burton Cummings/The Guess Who
9. Roy Orbison - Crying
10. PORTISHEAD- ROADS!!!
11. Everybody Hurts - R.E.M.
12. Hallelujah - Jeff Buckley (Leonard Cohen Cover)
13. Dust In The Wind - Kansas
14. Evanescence - My Immortal
15. Eric Carmen - All By Myself
Langganan:
Postingan (Atom)

